Ahad, 22 syawal 1438H (16 Juli 2017) 03.00 WIB Terbangun. Ada yang menyapa saat itu, dini hari, samar-samar melihat ke arah jam masih jam 3.00 pagi.. masih ada waktu sejam untuk memejamkam mata sampai adzan subuh pikirku. Dan mungkin ini hanya dorongan alam untuk segera mengosongkan ususku, seperti pagi dini hari sebelumnya. Aku gak mau GR. itu bukan gelombang cinta yang sesungguhnya alias braxton hicks. Kulanjutkan tidurku. Sempat terpikir, usaha induksi alami semalam bersama babeh mungkin berhasil ;).. dua jam dipijat seluruh bagian tubuh, layanan massage manapun kalah (versiku, karena plus cinta hehe), akupresur di semua titik yg bisa merangsang kontraksi datang, pijat endorphin, perinium massage, melepaskan hormon prostaglandin, relaksasi hypnobirthing plus doa-doa rayuan untuk calon adeknya Zafran supaya bisa segera bertemu kami dan sebelumnya sempet makan nanas dirumah mertua. Usaha yang termaksimal yang pernah kami lakukan. 5.30 WIB beberapa kali terbangun karena rasa...
Comments
Post a Comment